Akankah kembali terbuka?

November 5th, 2007

Kacau, khawatir, rasa bersalah atau entah apalagi yang melingkupi detik-detikku saat ini. Ketika angin tidak lagi menyapa daun-daun basah di awal cahaya. Dan cahaya pagi yang seharusnya hangat, ternyata semakin kubenci. Ya, karena satu hari lagi akan berlalu, dengan membawa rasa yang sama seperti kemarin. Ketika kutemukan pintu itu masih terkunci.

Padahal baru kemarin, pintu itu terbuka. Ruangan pendar dibalik sekat itu mulai bisa kuintip. Mulai kucoba tuk pahami segala hal yang perlu kuketahui. Sebuah kehormatan bagiku mendapat izin untuk menengoknya. Meski baru sekali aku jenguk, ruangan itu menjanjikan kesejukan jiwa yang dahaga. Terasa ada sesuatu yang berbinar di pelosok hatiku yang dalam. Mungkinkah suatu saat aku berteduh di dalamnya? Read the rest of this entry »

Hening yang hilang

November 1st, 2007

Kulirik jam dinding itu. Pukul 21.33. Masih sore, pikirku. Tapi, ah, tiba-tiba aku ingat ketika itu. Aku merasa dalam waktu yang sama, namun ia adalah pertanda malam yang larut. Ketika pukul 21.30 begitu ditunggu-tunggu. Yah, setelah itu kita akhiri belajar malam. Atau sebut aja muajjah malam (Mudzakarah ma’al isyraf).

Sungguh, malam menjelang jam-jam sekian begitu nikmat. Rasa kantuk memunculkan bayangan-bayangan kamar dengan kasurnya yang tak terperi. Begitu membuai mereka yang ingin segera nyampe di kamar. Meskipun tertatih dan ngantuk di jalan. Atau bahkan ketiduran di kelas lepas belajar. Saking nggak kuat, akhirnya tergelepar di atas bangku keras. Read the rest of this entry »

Kok bisa?

October 29th, 2007

Kok bisa seperti ini. Aku lari dan ingin pergi. Menghilang lalu tak menjadi. Ingin rasanya teriak, keras dan kencang. Lalu lenyap. Biarkan. Senja bagiku tak lagi indah, pagi pun tak lagi berarti. Apa yang sebenarnya kunanti? Sombong dan menjadi-jadi. Bintang tak lagi jadi kawan. Dan semua…kecil, jauh dan tak kulihat apapun. Suram!…. Ngomong apa seh?! :o :-j :)

‘Ied Mubarak

October 13th, 2007

‘Ied Sa’id…
Taqabbalallahu minna wa minkum.
Wa kullu ‘aam wa antum bikhairin.
Selamat Hari Raya ‘Idul Fitri 1428 H.
Maaf Lahir Batin!

islam933.jpg

Selamat Berjuang Kawan*

September 29th, 2007

Saafir tajid ‘iwadhan ‘amman tufaariquhu.
Wanshab fainna ladzidzal ‘aisyi fin-nashabi.
Â

Minggu-minggu ini, bisa dikatakan akhir bulan yang padat di bandara Kairo. Kebanyakan kawan-kawan yang sudah lulus studi di Azhar, pulang pada pertengahan akhir Ramadhan. Dalam seminggu, saya sudah kehilangan beberapa orang tetangga kamar, dan beberapa kawan dekat. Dikatakan dekat karena kita pernah satu almamater sebelum melanjutkan ke Azhar. Bahkan kawan satu kelas. Dan hari ini, dia pulang lebih dulu. Kembali ke tanah air dengan segala yang telah dia dapatkan selama pengembaraannya di Kairo. Read the rest of this entry »